gambar NGOPI #1 : “Ilmu Tanah”

Oleh Anggit Permadi

UMY- Sekelompok mahasiswa nampak asyik berdiskusi di saung Green House Fakultas Pertanian UMY Jum’at Sore (24/02/2017) kemarin. Diskusi tersebut Bernama NGOPI (Ngobrol Ilmu Pertanian) yang diprakarsai oleh Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (Rispek) IMM FP UMY.

Dalam kesempatan tersebut, “NGOPI #1” mengambil tema tentang IlmuTanah. DIskusi tersebut dimoderatori oleh Anggit Permadi dan menghadirkan Takaful Pambudi R sebagai pemantik diskusi. “Tanah merupakan unsur penting bagi kehidupan di muka bumi ini” ujar Takaful saat membuka diskusi.

Selain itu juga di Al-Qur’an disebutkan bahwa tanah merupakan asal-muasal dari manusia. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah, QS Al-Mukminun Ayat 12 “jelas mahasiswa yang juga asisten dosen pada mata kuliah Ilmu Tanah tersebut.

Hal ini menjadi menarik ketika yang sedang dibahas merupakan materi eksak seperti ilmu tanah, yang artinya belajar ilmu tanah salah satu proses pentadaburan Al-Qur’an tentang darimana manusia berasal, bagaimana manusia hidup (mengelola bumi), dan kemana manusia akan kembali.

Pemilihan tema diskusi kali didasari karena ilmu tanah merupakan mata kuliah wajib yang diambil di Fakultas Pertanian dan menjadi salah satu mata kuliah yang “sakral”.

“Ilmu tanah merupakan mata kuliah wajib yang diambil di Fakultas Pertanian, namun demikian matakuliah ini tetap saja menjadi salah satu yang sakral dan menakutkan dengan SKS yang besar dan jadwal praktikum yang padat, salah salah sedikit karunia nilai C bisa turun dan membuat sesak dada” ujar Anggit Permadi selaku pemrakarsa diskusi.

“Berangkat dari hal-hal yang demikian kami Bidang Riset dan Pengembangan keilmuan Mencoba menjadi “dukun” yang mengusir keangkeran mata kuliah ilmu tanah dengan mendandaninya untuk lebih santai dengan cara metode nge-teh, di saung pada area Green House yang penuh angin sepoi sepoi” pungkas mahasiswa angkatan 2014 tersebut.

Harapannya NGOPI (Ngobrol Ilmu Pertanian) bisa menjadi solusi dari  kejenuhan mempealajari materi kuliah di ruang kelas, dengan membawanya ke ruangan yang bebas dalam suasana yang santai (kadang kadang ada teh dan snack) untuk saling berbagi ilmu tentang pertanian. [AP]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s