gambar Pemuda Pencari Nama

Oleh: Teguh Utomo

Gelegar suara sang garuda merana
Terayun-ayun rendah ia terbang,,
Sedang sang pemburu dari segala penjuru mata angin mengintainya,,,
Sang Bima menciut nyali,,
Ketakutan dan memilih untuk tidur,,,tidur pulas
Dan kemudian sang dayang pun mendongeng
Sembari mengkipas-kipaskan bulu merak disamping ranjang
Indonesia,,,Indonesia,,,Indonesia
Patih Gajah Mada berteriak lantang,,
Tiba-tiba raja Hayam Wuruk datang membawa emas batangan
Dan mereka pun bersenang-senang,sambil menggoda pelayan yang menyajikan minuman
“Ternyata aku hanya mimpi,,”
Ucapnya dari bawah samping ranjang mewah
“Itu hanya mimpi,,aku tak seperti itu”
Hahahaha,,,dia bilang itu hanya mimpi
Sedang rintihan rakyat itu nyata adanya
Dia bilang itu hanya mimpi
Sedang tangis rakyat itu juga nyata adanya
Petani tidak punya sawah
Puluhan atau bahkan ratusan ribu anak-anak kini tiada bisa sekolah
Tiada pangan,,
Tiada papan,,
Tiada sandang,,
Rakyat pun banyak yang penyakitan,,,,
Entah ini negeri apa?
Apakah negeri ini negeri yang subur, tapi mengapa banyak rakyat yang nganggur
Apakah negeri ini negeri agraris,tapi mengapa petaninya selalu saja menangis
Apakah negeri ini negeri maritim, tapi mengapa nelayannya pada hidup miskin
Atau apakah negeri ini negeri Atlantis, tapi mengapa banyak rakyat yang jadi pengemis
Bukankah negeri ini negeri yang ajaib,,
Ketika rakyat mencoba menanam padi yang tumbuh malah pabrik
Ketika rakyat mencoba menanam jagung yang tumbuh malah gedung
Ketika rakyat mencoba menanam modal yang tumbuh malah korupsi
Dan ketika rakyat mencoba menanam kepercayaan yang tumbuh subur malah penghianatan
Mengapa,,mengapa,,,atau kenapa ???
Entahlah,,,aku tak pernah tahu,,
Yang kutahu,,terkadang presidenku lupa caranya menangis ketika melihat rakyatnya menangis
Yang kutahu, terkadang para mentriku lupa caranya mengulurkan tangan ketika rakyatnya butuh pertolongan,,
Yang ku tahu,terkadang para aparatur penegak hukumku lupa caranya menggunakan timbangan ketika uang sudah ada di tangan
Dan yang kutahu aku serta saudaraku pun terkadang ikut-ikutan lupa bahwa kami bangsa Indonesia yang berbudaya timur
Sekarang,,,
Tinggallah engkau yang harus berjalan
Engkau para pemuda pencari nama yang punya sejuta impian
Engkau para pemuda pencari nama yang punya semangat perubahan
Engkau para pemuda pencari nama yang kini menjadi kebanggaan kedua orang tua di rumah
Dan engkau para pemuda pencari nama yang sadar bahwa Indonesia adalah bangsa Garuda bukan bangsa emprit,,,
Tak usah kau berfikir tentang eksistensi,,tentang pencitraan
Yang  membuatmu berada dalam kesombongan dan kesesia-siaan
Dan kau tahu, tiada harga bagi namamu,
Jika para pemuda pencari nama tak bisa mengabdi untuk bangsa
Jika para pemuda pencari nama tak bisa membusungkan dada untuk bangsa
Dan jika para pemuda pencari nama tak bisa menjunjung tinggi derajat bangsa

 

Pati, 22 juli 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s