gambar Darah petani

 

petani
Ilustrasi
Teriknya mentari pagi membakar
Wajah kusam berkulit legam masih begitu tegar
Berkerut wajah yang dulu riang memudar
Kini berpijak  diatas tanah bercelah yang tinggal selembar
Hijau ceria kini menghilang
Ranting kering berjatuhan
Burung-burung tiada lagi bertengger di atas dahan
Terbang melayang terombang ambing tanpa persinggahan
Tanpa santunan atas semua perjuangan
Tanpa sanjungan atas semua pengorbanan
Perut buncit tertawa kenyang perutnya
Diujung jalan lalat asuhan negara menangis tundukkan kepala
Darah petani masih merah warnanya
Negeri ini kurasa masih subur tanahnya
Para penguasa kurasa masih sehat akalnya
Kukira ini lebih dari realita dibalik realita
Tak usah kau tinggikan gedung setinggi langit
Jika masih banyak tulang berbalut kulit
Kembalikan hijaunya sawah seperti dulu
Kembalikan ketentraman petani digubuk bambu

 (Teguh Utomo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s