Kantin Lobi dan Agrimart Ditertibkan, Kreativitas Mahasiswa Dikemanakan?

Oleh : Yakub Saroni

Sebuah pertanyaan besar yang kini menjadi ‘misteri’ bagi kalangan mahasiswa. Awal mula berdirinya Agrimart, telah mempunyai status resmi dari pihak kampus serta sangat diharapkan dapat melatih mahasiswa untuk berwirausaha. Sementara waktu, semakin banyaknya minat mahasiswa untuk berwirausaha, pihak kampus seolah kewalahan untuk menampung minat mahasiswa, sehingga ada yang terpaksa berjualan dengan memanfaatkan lobi kampus sebagai lapak dagangannya.

Jika melihat kantin ‘lobi’, menjadi fenomena baru di lingkungan kampus, banyak sekali alasan yang melatarbelakangi mahasiswa membuka lapak kantin ‘lobi’. Disamping untuk mencari penghasilan, juga sebagai ajang pembelajaran mahasiswa untuk berjualan (berwirausaha), ada yang mengatas namakan pribadi dan ada pula yang mengatasnamakan lembaga mahasiswa.

Dengan alasan mengganggu ketertiban dan kebersihan kampus, pada (22/10) kemarin pihak kampus menertibkan paksa kantin ‘lobi’ yang berada didalam kampus tersebut. Hal ini merembet pula dengan ditutupnya kantin Agrimart untuk sementara waktu. Bukan hanya itu, badan usaha fotocopy yang berada dalam gedung kampus pun terancam ditutup untuk sementara waktu.

Hasil penelusuran tim loper aufklarung, awal sebab kenapa penertiban ini terjadi adalah berawal dari keluhan salah seorang mahasiswa atas kurang nyaman nya lingkungan kampus dari sampah kemasan produk yang berserakan, dan atas dasar itu pula pihak kampus melakukan tindakan penertiban paksa.

Surat Keputusan (SK) tentang Penertiban dikeluarkan pada (20/10) lalu, dan sempat dimuat dalam sebuah berita media online kampus yang berisi tentang larangan keras bagi mahasiswa yang berjualan di lobi-lobi kampus. Hal tersebut menjadi sebuah kekecewaan bagi para pedagang di Lobi kampus dan Agrimart, dengan dilarangnya berjualan justru secara tidak langsung pihak kampus seolah membatasi kreativitas mahasiswa, dan menjadi sebuah pertanyaan besar terhadap konsistensi pihak kampus atas kebijakan yang mengharuskan mahasiswa untuk berkreasi. Padahal sejak awal diresmikannya agrimart pada 2009 lalu, Agrimart berfungsi sebagai laboratorium bisnis bagi mahasiswa Fakultas Pertanian (khususnya Prodi Agribisnis). Hanya bertahan selama 6 tahun saja sampai ditutupnya untuk sementara waktu dengan paksa, lantas ada apa dengan kebijakan kampus sebenarnya?

Berdasarkan hasil audiensi pihak pengelola Agrimart kepada pihak kampus, bahwa Agrimart dapat dibuka kembali dengan catatan harus mengurangi produk-produk pabrikan, seperti halnya minuman pabrikan, air mineral pabrikan, serta mengurangi jualan gorenan, dan jajanan pasar. Dan diperbolehkan berjualan produk-produk hasil pertanian seperti beras dan lain-lain, serta air mineral produk UMY.

Hal ini berdampak besar terhadap mahasiswa yang sudah biasa menitipkan produk hasil olahannya yang ikut dilarang untuk dijual di Agrimart, karena telah menghilangkan penghasilan utama yang selama ini diperoleh dari membuat produk yang dipasarkan di Agrimart.

Dari hal tersebut, lantas tidak seharusnya pihak kampus menertibkannya dengan paksa. Karena hal ini sangat merugikan pihak mahasiswa yang menggantungkan hidupnya dari berjualan tersebut, serta terkesan membatasi kreativitas mahasiswa dalam berwirausaha. Oleh karena itu, perlu adanya ruang tersendiri untuk menampung kreativitas mahasiswa serta perlu ada solusi yang solutif untuk menjaga kenyamanan kampus tanpa ada pihak yang terugikan. Jika dirasa kantin lobi mengganggu ketertiban dan dianggap liar, kantin Agrimart yang kini telah dianggap legal harus mampu memberikan wadah bagi mahasiswa tersebut. Lantas jika Agrimart pun ikut ditutup mau dibawa kemana kreativitas mahasiswa yang tidak tertampung serta mahasiswa yang menggantungkan hidupnya dari berjualan di Agrimart dan lobi tersebut?.


Baca juga:

http://nuansa.persmahasiswa.org/2015/10/sk-larangan-berdagang-turun-pedagang-di.html

https://loperaufklarung.wordpress.com/2015/10/24/kronologi-penertiban-pedagang-liar-di-lobi-kampus-umy

https://loperaufklarung.wordpress.com/2015/10/24/umy-tertibkan-pedagang-liar-di-lobi-kampus

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s