Kronologi Penertiban Pedagang Liar di Lobi Kampus UMY

 

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – “Pedagang liar” yang menggelar lapaknya disekitar Lobi gedung F (gedung utara kampus terpadu UMY), Kamis (22/10/2015) pagi telah ditertibkan oleh petugas kampus UMY. Penertiban ini dilakukan dengan alasan ulah “pedagang liar” yang tidak menjaga kerapian dan kebersihan di dalam kampus.

(Doc : loperaufklarung.wordpress.com)


UMYSabtu (24/10/2015) – Alasan Pihak Kampus membubarkan lapak pedagang liar di lobi kampus, masih menjadi misteri bagi kalangan mahasiswa, khususnya Fakultas Pertanian. Benarkah kampus melakukan penertiban dengan alasan kerapian dan kebersihan kampus, atau terdapat alasan lain. Terlebih menyangkut ditutupnya Agrimart sebagai laboratorium bisnis mahasiswa Fakultas Pertanian dan sejumlah jasa fotocopy, semakin membuat mahasiswa bertanya-tanya.

Agrimart dan jasa fotocopy menjadi korban lain kebijakan penertiban pedagang liar oleh Kampus UMY setelah dagangan liar yang disita oleh Petugas Kampus. Agrimart merupakan laboratorium bisnis dibawah arahan Program Studi (Prodi) Agribisnis Fakultas Pertanian UMY, yang selama ini mewadahi kreativitas mahasiswa, menjadi tempat pemasaran produk pangan karya mahasiswa serta menjadi tempat menempa ilmu manajemen bagi mahasiswa Fakultas Pertanian, khususnya Prodi Agribisnis. Agrimart juga menjadi lumbung penghasilan bagi sebagian mahasiswa yang belajar mandiri untuk membantu beban biaya kuliahnya.

Dengan ditutupnya Agrimart, mengakibatkan mahasiswa yang menitipkan produknya di Agrimart menjadi kehilangan penghasilannya. Padahal mahasiswa tersebut sangat bergantung kepada Agrimart untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama kuliah. Serupa dengan hal itu, pedagang liar yang menggelar lapaknya di lobi kampus, juga bergantung pada hasil jualannya. Sedangkan pedagang liar ini merupakan kalangan yang tidak terwadahi di Agrimart. Entah apa sebetulnya penyebab sebagian mahasiswa yang memilih menjadi pedagang liar di Kampus.

Hasil investigasi tim Loper Aufklarung mengenai kronologi munculnya pedagang liar hingga peristiwa penertiban pedagang liar di lobi kampus, yang didapatkan dari berbagai narasumber dari kalangan mahasiswa :

  1. Februari 2009, Program Studi (Prodi) Agribisnis me-launching Agrimart sebagai laboratorium bisnis untuk memfasilitasi dan mendidik mahasiswa agar lebih produktif dan kreatif, yang terletak di gedung F3 Fakultas Pertanian.
  2. Akhir tahun 2012, salah seorang mahasiswa berdagang permen dan roti yang diletakkan di lobi gedung F5. Usaha tersebut mengacu konsep kantin kejujuran. Setelah beberapa bulan berjalan, usaha ini mendapat teguran, akibat limbah sampah bekas bungkus permen dan roti yang mengotori kampus. Akhirnya mahasiswa tersebut menutup usahanya.
  3. Tahun 2013, mahasiswa berjualan di Lobi kampus dalam rangka menggalang dana untuk kegiatan organisasi mahasiswa. Produknya antara lain es krim dan snak ringan. Mulai saat itu, banyak mahasiswa berminat untuk berdagang dilobi kampus. Dengan menggunakan sistem kantin kejujuran, mahasiswa menjual puding, yogurt, kue, coklat, roti dan sebagainya. Budaya jualan dilobi tersebut bertahan hingga saat ini (Oktober 2015).
  4. Pertengahan Oktober 2015, salah seorang mahasiswa mengeluh tentang kerapian dan kebersihan kampus yang merupakan dampak dari limbah bekas kemasan produk yang dijual. Mahasiswa tersebut mengambil foto kampus yang kotor tersebut, dan mengunggahnya ke media sosial.
  5. Foto tersebut menjadi perbincangan di media sosial dan masuk pula di akun media Rektorat, sehingga menjadi perbincangan panas.
  6. Hari Selasa (20/10/2015) malam pihak Rektorat menelfon salah satu dosen Agribisnis yang juga pengelola Agrimart. Dalam pembicaraan, titik poinnya adalah harus menutup Agrimart untuk sementara. Mulai hari Rabu Agrimart harus di tutup.
  7. Hari Rabu (21/10/2015) Agrimart masih di buka, oleh karena itu pihak Rektorat memberikan teguran kepada sang Dosen melalui pesan seluler. Pihak Rektorat akan menahan anggaran Prodi, apabila Agrimart tetap dibuka.
  8. Hari Kamis (22/10/2015) petugas berseragam UMY menertibkan dagangan liar yang ada disekitar lobi gedung F dan G (Gedung Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan, Fakultas Agama Islam, Program Vokasi).
  9. Hari Kamis, Agrimart mulai ditutup untuk sementara waktu.
  10. Hari Kamis siang pukul 11.00 WIB, Pihak Agrimart mengadakan audiensi dengan Prodi untuk mengetahui sebab sebenarnya dan menindak lanjuti tentang penutupan sementara Agrimart.
  11. Hari Sabtu (24/10/2015) Pihak Prodi Agribisnis akan menggelar audiensi dengan Pihak Rektorat, berkenaan dengan penutupan tersebut dan solusi kedepan.

(Sumber : NM, FL, DF, TP, solopost 07/02/2009)

(Erka)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s