Lagi, Tolak harga BBM naik, Mahasiswa demo di depan kampus UMY

              Akibat kenaikan BBM, marak terjadi demonstrasi di berbagai wilayah di Indonesia. Di Yogyakarta, Mahasiswa berdemo menolak kenaikan harga BBM di berbagai titik. Demo Mahasiswa juga terjadi di depan kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

aufklarung-umy-demonstrasi

  Foto demonstrasi API-Bergerak di depan kampus UMY

UMY-(Auf)-Sabtu (24/11) siang, pintu utama kampus terpadu UMY di penuhi ratusan mahasiswa yang melakukan “aksi damai” penolakan kenaikan harga BBM. Mahasiswa dari berbagai elemen organisasi pergerakan mahasiswa yang diantaranya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  AR Fakhruddin, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UMY, BEM UII, Sekolah Bersama (Sekber), HMI MPO UMY, FMY, Social Movement Institute (SMI), Solidaritas Masyarakat Pinggiran Kota (Sopink) UMY, dan lain lain, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia Bergerak (API-BERGERAK).

            Aksi damai yang dilakukan sempat membuat kemacetan di jalur lingkar selatan, sehingga polisi mengalihkan pengendara motor jalur lambat ke jalur cepat. Pada mulanya aksi berjalan lancar dan damai, namun aksi memanas sehingga sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dengan polisi. Kedua kubu yang emosi, mengakibatkan bentrok saling lempar batu tidak dapat dihindari. Bentrokan dapat diredam setelah Korlap aksi menenangkan massa aksi.

            Ratusan Massa melanjutkan aksi dan terus menyuarakan aspirasi menuntut harga BBM diturunkan. API – BERGERAK menuntut pada pemerintah agar, (1) Mencabut kebijakan kenaikan harga BBM, (2) Nasionalisasi aset-aset dibawah kontrol rakyat, dan (3) Mengadili mafia-mafia migas.

Para demonstran membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutannya. Sebelum membubarkan diri, Massa Aksi menegaskan bahwa aksi tidak akan berhenti dalam kata, dan terus akan bergerak menuju ke jantung kenyataan. Massa Aksi pun mengajak seluruh pemuda untuk terlibat dan bersatu dalam barisan pergerakan. Koordinator lapangan berpesan pada Bangsa Indonesia, bahwa “revolusi belum selesai, pemuda Yogya siap mengepung istana”. (YS)

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s